Buni Yani : Kalau Jokowi Menang , Saya Nanti Dipenjara Satu Setengah Tahun

Makviral.com – Teryata Buni Yani mempunyai alasan khusus bergabung dengan Bapan Pemenangan Nasional Prabowo- Sandi. Dalam hal ini BPN memberikan posisi sebagai anggota penggerak media.

Menurut Buni ini dilakukan sebagai salah satu langkah untuk melawan Presiden Jokowi menjabat lagi pada Pilpres 2019 nanti.

Buni Yani BPN Prabowo – Sandi

Menurut Buni dirinya telah menjadi korban kriminalisasi atas tuduhan ujaran kebencian yang menimpanya. Kasus itu berkaitan dengan peristiwa penodaan agama yang membuat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hingga masuk bui.

Baca Juga : Ahmad Dhani Ungkap Bagaimana Rasanya Tidur Dipenjara

Buni mengedit dan mengunggah kembali cuplikan video Ahok yang menyinggung perihal Surat Al Maidah ayat 51 di akun facebook pribadinya pada 2016 lalu. Buni sempat divonis 1,5 tahun penjara pada November lalu, namun tidak ditahan.

Atas kejadian tersebut, Buni Yani merasa telah menjadi korban kriminalisasi dan memutuskan untuk bergabung ke dalam BPN Prabowo – Sandi. Buni menyatakan memperoleh kesempatan untuk menuntut keadilan. Bahkan dirinya tidak akan membiarkan Jokowi menang. Menurutnya apabila Prabowo kalah maka dirinya bisa masuk penjara lagi 1,5 tahun.

Baca Juga : Ahok Terjun Lagi Ke Dunia Politik.

Terlebih Buni Yani beralasan dengan bergabung nya dirinya sebagai tim Prabowo-Sandi tidak akan menurukan elektabilitas pasangan capres-cawapres itu. Bahkan ia mengklaim akan menjadi pilar penguat kubu Prabowo lantaran statusnya merupakan korban dizolimi oleh pemerintah.

Buni Yani bahkan optimis dapat memenangkan capres-cawapres usungannya ini melalui strategi yang telah digarap untuk kampanye di media sosial. Hal tersebut lantaran dirinya merupakan luulusan S2 dari Amerika.

 

One Comment on “Buni Yani : Kalau Jokowi Menang , Saya Nanti Dipenjara Satu Setengah Tahun”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *