Anak Ini Membawa Ayam Yang Ditabraknya Ke Rumah Sakit

Makviral.com – Anak kecil dikenal bakal kepolosannya. Oleh sebab itu, tidak sedikit orang yang bilang kalau hendak jawaban jujur mengenai sesuatu, tanya saja ke anak kecil. Pasti dibalas dengan jujur. Nggak disangka di balik kepolosannya tersebut, seorang bocah dapat juga punya rasa tanggung jawab yang tinggi. Seperti kabar yang sedang viral.

Seorang bocah asal India tak sengaja menabrak seekor anak ayam ketika lagi bersepeda. Merasa bersalah dan enggan lari begitu saja, ia lantas membawa ayam ini ke sebuah lokasi tinggal sakit. Bocah mempunyai nama Derek C Lalchhanhima ini pun membawa uang simpanan selembar Rp 2.000 untuk ongkos perawatan ayam.

BACA JUGA : Akibat Tidak Berhenti Menangis Bayi Ini Ditindih Pengasuh Hingga Tewas

Aksi Derek yang polos dan perlakuannya mengindikasikan empati kepada fauna ini juga jadi sorotan warganet. Tapi tentu tidak sedikit yang pensaran, bagaimana kelanjutan nasib ayam yang ia bawa ke lokasi tinggal sakit tersebut?

BACA JUGA : Duduk Berdampingan Selama 10 Jam, Wanita Cantik Ini Cari Pria Yang Duduk Disebelahnya

Dilansir makviral.com dari laman indiatoday, Jumat (5/4), ayam yang diangkut bocah berusia 6 tahun ini sudah mati. Berdasarkan keterangan dari akun Twitter @Ahmed__Aliyu, ayam tersebut telah mati semenjak dibawa oleh sang bocah. Meski ayamnya tak dapat tertolong, aksi bocah ini tetap tidak sedikit mendapat pujian.
“Seorang bocah asal India berusia 6 tahun tak sengaja menabrak ayam tetangganya. Dengan polosnya ia membawa semua duit tabungannya dan membawa ayam yang sudah mati tersebut ke lokasi tinggal sakit,” tulis akun Twitter tersebut.

BACA JUGA : Kisah Gadis Ini Bikin Mewek , Bertemu Ayah Kandungnya Yang Teryata Ojek Online

Berkat aksi aksi empatinya itu, bocah ini pun mendapat penghargaan dari sekolah. Ia diberi suatu piagam yang dibingkai kaca. Derek pun terpotret sedang mengenakan semacam syal tradisional yang sering dicantumkan untuk memuliakan seseorang di tradisi Mizo.

Sebuah cerita dari bocah polos yang dapat jadi latihan untuk seluruh orang. Kalau anak kecil saja dapat menunjukkan rasa empati dan tanggung jawabnya begitu besar, masa orang dewasa kalah, sih?

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *