Barbie Merasa Dilecehkan Terlebih Dahulu Sebelum Merencakan Perampokan Terhadap Korban

Makviral.com – Barbie Arlifsyani Botan (21), pelaku yang berpura pura menjadi janda guna memeras, menyatakan merasa dilecehkan oleh korban, Yogi Hidayat (21). Dirinya menipu korban lantaran kesal pernah dikirimi potret porno korban.

“Karena dia (korban) gangguin dan melecehkan saya saja gitu, terus dikirimi potret itu, makanya korban melecehkan saya dengan mengirim potret porno,” kata Barbie untuk wartawan di Porlesta Depok, Pancoranmas, Depok, Jumat (29/3/2019).Barbie pun menceritakan mula dia bersangkutan dengan korban lewat media sosial. Ia menuliskan korban menyuruh dirinya berpacaran, namun ia menyatakan sudah punya anak.

Bukannya berhenti, sambungnya, korban justeru mengirim potret kemaluan, sehingga menciptakan suaminya marah, lantas memancing korban.

BACA JUGA : Bocah ASMR Samyang Ini Akhirnya Mendapat Samyang Asli

“Di Facebook dia ngajakin saya pacaran. Saya bilang telah punya suami, terus dia bilang, ‘Nggak apa-apa, hanya pacaran saja’, dia mohon nomor WA, ngajak saya ketemuan terus ngirim potret kemaluan dia. Suami saya tahu, suami saya suruh pancing dia,” jelas Barbie.

Barbie mengungkapkan korban dipancing untuk disiksa dan diperas atas kemauan suami. Menurutnya, suaminya merasa sakit hati atas tindakan korban.

“Suami saya sakit hati, nggak terima bila istrinya diperlakukan begitu. Spontan saja sebab korban mengirim potret itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakapolresta Depok AKBP Arya Perdana menyangkal kalau disebutkan itu spontan sebab kekesalan suami. Ia menuliskan penipuan sampai pemerasan dengan kekerasan telah direncanakan.

BACA JUGA : Akhirnya Ole Gunnar Sokskjaer Dikontrak Sebagai Pelatih Permanen Oleh MU

“Ini direncanakan. Intinya, mereka telah rencanakan, ‘Kalau terdapat yang suka sama anda (Barbie) dan ngajak ke hotel, nanti saya (Hartono) datangi. Nanti pura-pura saya tuduh selingkuh.’ Terjadilah itu. Karena orang yang tepergok selingkuh kan ketakutan, sebab ketakutan tentu berusaha supaya bebas,” jelas Arya.

Atas perbuatannya, ketujuh pelaku dikenai Pasal 368 mengenai pemerasan, Pasal 365 mengenai kekerasan, dan Pasal 317 mengenai pengeroyokan dengan ancaman hukuman bervariasi.

“Ancaman hukuman bervariasi, dengan tertinggi 9 tahun,” tuturnya.

Sebelumnya, dikabarkan polisi menciduk seorang wanita mempunyai nama Barbie Arlifsyani Botan beserta suaminya, Hartono (24), dan enam pemuda lainnya setelah mengerjakan penipuan dan perampokan untuk empat korban di Depok. Barbie diminta suaminya menipu dengan berpura-pura menjadi janda.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *